|
Nama : Kevin Adley Jeremy Sitompul
NIM
: 064001800010
|
MODUL 8
Nama
Dosen :
Gatot Budi Santoso
|
|
|
Hari/Tanggal :
22 April 2019
|
Praktikum Jaringan Komputer
|
Nama
Asisten Laboratorium :
1. Yusuf Alvino (064001600014)
2. M. Iqbal (064001800005)
|
TUJUAN
Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum kedelapan
matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga berguna sebagai panduan
umum untuk konfigurasi routing dinamis didalam Cisco Packet Tracer.
TEORI PERCOBAAN
Dynamic
Routing (Router Dinamis) adalah routing yang dilakukan oleh router dengan cara
membuat jalur komunikasi data secara otomatis sesuai dengan pengaturan yang dibuat.
Kelebihan
Routing Dinamis
1.
Cocok untuk area besar/luas
2.
Hanya
mengenalkan alamat yang terhubung langsung dengan routernya
3.
Bila terjadi penambahan suatu network baru tidak perlu semua
router dikonfigurasi, hanya router yang berkaitan saja
4.
Router secara otomatis berbagi informasi
Kekurangan
Routing Dinamis
Kecepatan pengenalan dan kelengkapan IP Table terbilang lama
karena router membroadcast ke semua router lainnya sampai ada yang cocok
sehingga setelah konfigurasi harus menunggu beberapa saat agar setiap router
mendapat semua alamat IP yang ada.
LANGKAH PERCOBAAN
Buat
topologinya, yang terdiri dari 3 buah router dan 3 buah PC yang masing-masing
routernya terhubung dengan 1 PC berbeda. Router pertama dan kedua terhubung
dengan serial 2, sementara router kedua dan ketiga terhubung dengan serial 3.
Kemudian isilah IP address untuk PC0 192.1.1.2 dan default gateway
192.1.1.1, sementara untuk PC1 isi IP address dengan 193.1.1.2 dan default
gateway 193.1.1.1 lalu untuk PC2 isi IP address dengan 194.1.1.2 dan default
gateway 194.1.1.1
Setelah melakukan konfigurasi IP untuk PC lalu kita lakukan
konfigurasi IP untuk router. Pertama pilih Router0 dan masuk ke CLI, kemudian
masukan perintah berikut.
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 192.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Sementara
untuk Router1 masukan perintah berikut.
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 193.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.1.1.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 11.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Kemudian
untuk Router2 berikan perintah berikut.
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 194.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 11.1.1.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Keseluruhan
perintah yang diberikan pada ketiga router tersebut adalah konfigurasi router
untuk serial router dan juga konfigurasi jaringan FastEthernet0/0 masing-masing
routernya.
Langkah selanjutnya adalah mengonfigurasi routing RIP pada
masing-masing router. Untuk Router0 masukkan perintah berikut di dalam CLI.
Router>en
Router#conf t
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 192.1.1.0
Router(config-router)#network 10.1.1.0
Sementara
untuk Router1 masukkan perintah berikut.
Router>en
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 10.1.1.0
Router(config-router)#network 193.1.1.0
Router(config-router)#network 11.1.1.0
Lalu
untuk Router2 masukkan perintah berikut.
Router>en
Router#conf t
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 194.1.1.0
Router(config-router)#network 11.1.1.0
Langkah terakhir adalah proses ping secara acak, lakukan
untuk menguji bahwa keseluruhan konfigurasi yang sudah kita buat dapat berjalan
dengan baik dan lancar.
Terlihat bahwa keseluruhan
proses ping sudah berhasil/Successful.
KESIMPULAN
- Cisco
Packet Tracker merupakan sebuah program yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari
contohnya dalam perancangan simulasi jaringan komputer
- Mempelajari
program tersebut mudah,asalkan kita teliti dan jangan sampai melakukan
kesalahan karena jika kita membuat kesalahan program tidak dapat dijalankan.
- Dengan
praktik pada kali ini saya menyimpulkan bahwa saya sudah dapat menjalankan
program seperti langkah-langkah yang disebutkan diatas.





No comments:
Post a Comment